“LUCY’S SHINIGAMI”
Cpt:FebriAndikaP.
14/09/16
hedeh...
sial hari ini hujan lagi, terpaksa aku kembali ke kamar tercinta untuk
melanjutkan tidur. Awalnya sih mau joging apalagi ini minggu pagi eh niat
tinggal niat akhirnya gak jadi juga, aku kembali kekamar menarik selimut bobok
manis saja. “Heeehh... kenapa lah hujan mulu, padahal kemarin panas buanget!”.........
beberapa saat kemudian setelah gak bisa tidur karna suara gemuruh dan petir apa
lagi kilatannya itu, aku memutuskan untuk menonton film baru yg kemarin aku
download. Aku memulai menancapkan earphone di laptop dan memakainya di telinga,
ku tutup korden jendelaku yang sempat di buka oleh mamakku agar tidak terganggu
cahaya blitz dari langit, kubuka laptop dan ku pincit tombol power... sebelum
itu aku sudah menyiapkan beberapa snack bekas tadi malam NONTON film seru
kesukaanku.
Layar laptop
pun menyala kini tinggal membuka folder filmnya, entah mengapa aku baru
menyadari bahwa ada data PDF yang berjudul “PERINGATAN!!!” bercetak miring dan
gaya ala-ala darah. Ahh.. bodo amat keburu penasaran sama filmnya ujarku dalam
hati, ku buka filmnya dan kutunggu videonya berputar. Entah mengapa hawa di
dalam kamarku terasa dingin (Lagi hujan Gila!! :V) ketika aku mengingat data
peringatan tersebut, filmnya pun mulai aku penasaran dengan cerita di film ini
yang katanya seru dan menegangkan... entahlah apa yg tegang tapi tonton aja
lah.
Filmnya pun
berputar, aku skipp sampe dimana filmnya benar-benar dimulai. Biasa, setiap
film pasti ada openingnya dan menurutku itu gak guna banget jadi aku skipp.
Kupejamkan mataku sejenak karena terasa berat, lalu aku minum minumanku agar
mata tetep melek tetapi anehnya aku tidak merasa sedang minum apapun.. Aneh!
Filmnya pun
dimulai dengan terkejarnya sesosok pria berbadan tegap setengah bugil ditengah
hutan dengan darah dimana-mana, ia berusaha menghindari sesosok wanita cantik
berwajah bengis sambil membawa parang. Entah mengapa aku jadi iri sama tu cowok
ggra dikejar cewek secantik tu! (faktor jomblo :V).
Wanita itu
berpakaian merah serta bercelana jeans,kurasa itu bukan warna bajunya itu warna
darah. aku yakin dengan warna itu karena aku melihatnya langsung dengan mata
kepalaku sendiri. Ttunggu!??... kenapa wanita itu tampak terliat nyata? Dan
heii! Kenapa aku sedang berlari!? Apa yang mengejarku? Dan kenapa badanku
lengket berbau anyir???
Wanita itu
semakin dekat mengejarku, aku hanya bisa berlari keluar dari hutan ini. Apa
mungkin aku lawan tu cewek? Dia cewek dan mungkin dia lemah. Aku segera
berbalik badan dan memasang kuda”, wanita itupun datang dengan sennyuman
manisnya sambil mengayuhkan parang itu. Segera ku tepis dan ku kunci tu cewek,
entah mengapa aku rasa aku jatuh cinta dengannya. Tiba-tiba “BRUAKK!!!” badanku
terbanting dengan sangat kuatnya, aku tak tahu mengapa wanita itu bisa lepas
dari kuncianku dan aku sadari aku sudah berada di sebuah ruang remang berbau
anyir amis ini.
Aku terikat
terlentang diruangan ini, mulutku terikat dengan selembar kain yang rasanya
kalian tidak akan pernah bisa bayangkan!. Diruangan ini hanya ada aku seorang,
ruangan hampa pengap dan bau ini membuatku sangat muak!!. Aku memberontak, aku
berusaha melepas ikatan tanganku. Tanganku terasa mati rasa, berwarna kebiruan.
Selang
beberapa puluh menit setelah aku tersadar, datang sesosok wanita yang tadi
mengejarku. Aku semakin memberontak setelah aku melihat dia membawa seperangkat
peralatan yang membuatku bergidik ngeri di atas meja dorongnya, kemudian dia
mengambil sebuah jarum besar dan beberapa benang nilon atau semacamnya. Dia
mulai mandekat kearahku dengan senyum manisnya, aku memberontak lagi ketika dia
mulai melepaskan ikatan dimulutku dan berkata “apa yang kamu inginkan
dariku??!!”. Dia hanya membalas dengan senyum manisnya yang akan membuat semua
pria terpanah.
Dia mulai
mengekang kepalaku dengan sebuah alat yang aku tak ketahui apa itu, dia
mulai menjahit mulutku kemudian kedua
mataku agar tetap terbuka. Pandanganku berubah menjadi merah terasa pedih dan
pedas, aku menangis menahan semua penderitaan ini. Sesaat kemudian dia
mengambil sebuah parang yang dia sangat cintai, aku tau itu karena dia
menamainya. Namanya “Lucy’s shinigami”, dia semakin dekat dan mulai mengarahkan
parangnya ke arah perutku dengan posisi seperti ingin membelah sesuatu.
Dia terdiam
suasana hening seketika, kemudian dia mulai mengeluarkan suara “hehe..” dia
mulai merubah raut wajahnya yang cantik itu dengan raut wajah yang sangat
menyeramkan. Parang itu kini telah menyentuh dadaku dan akhirnya... “ OYYY!!!
WAKE UP BROTHER, iini nonton film tapi malah tidur maumu apatoh yoo...”, aku
tersadar dan aku mulai mengelus semua badanku. “kau kenapa brother??” kata
sepupuku, “ohh.. nothing”... untung cuman mimpi.
Aku mulai
bangun dan beranjak pergi ke kamar mandi untuk sekedar mencuci muka. Aku lupa
kalo film yang kutonton masih terputar, aku pergi kekamarku kembali untuk mematikan film yang
aku tonton. Di bagian akhir film itu, aku melihat sesosok pria dengan mata dan
mulut terjahit dan dalam kondisi terikat dengan organ tubuh yang berceceran
dimana-mana. Entah mengapa aku merasa kejadian itu tak asing bagiku... kemudian
sesosok wanita cantik datang dengan parang di tangan kirinya dan sedang
menggigit jantung seseorang ke arah kamera, video ini selesai tepat setelah
wanita ini tersenyum ke arah kamera.

