“Novel Yang Menarik!”
Cpt.FebriAndikaP
30/08/16
Aku berlari
sekuat tenagaku dan berteriak “TOLONG!!!!?...” berkali-kali berharap seseorang akan mendengarku. di sebuah lorong gelap, pengap, dan lembab ini
aku berdoa agar ada orang diujung cahaya sana dapat menolongku. Sial.. kakiku
sudah banyak mengeluarkan darah, entah mengapa tiba-tiba ada yg memukulku dari
belakang “BLUUK!!” aku terjatuh tersungkur. Aku melihat sekilas wajah sesosok
anak kecil sebelum tanganku terikat dan mataku tertutup kain. Aku ingin melihat
wajahnya lagi agar ketika aku bebas dari tempat ini akan ku laporkan anak
Biadab!! Ituu, entah mengapa aku merasa ada yang membelai mataku dan sesaat
kemudian sesuatu menancap dimataku. Aku berteriak sekuat tenaga dan kudengar
suara tawa ngeri sambil berkata kencang “ Joe.. waktunya makan!!”, “Iya maa.. aku
segera turun!” jawabku.
Ya..
beginilah aku, aku adalah seorang remaja yang hobbinya baca novel hingga lupa
waktu. Sejujurnya sudah banyak novel yang kubaca dari kisah
romantis,inspiratif,DLL tapi hanya novel ini yang sangat aku sukai kenapa?
Karena aku temui di rumah tua ini dan itu yang membuatku tertarik. Aku baru
pindah sekitar 2 minggu yang lalu, aku masih ingat bagaimana aku menemukannya di
dalam kotak kaca di atas loteng ketika itu. Aku keluarkan novel itu dari
kotaknya dan aku bawa ke bawah, kemudian aku melanjutkan pekerjaanku untuk
membersihkan loteng rumah ini. Kira-kira sekitar 2 hari sudah aku membaca novel
ini, entah mengapa aku merasa banyak kejadian aneh seperti aku pernah membaca
kejadian atau peristiwa yang terjadi. Arrghht!!... kupikir hanya kebetulan
saja!.
Selesai
makan aku putuskan untuk kembali kekamar untuk menghabiskan cerita novel
tersebut, kalo dipikir-pikir semenjak aku membaca novel itu entah mengapa aku
baru menyadari bahwa cerita pada novel tersebut sangat singkron dengan
kehidupanku dua minggu yang lalu. Dimulai dari suara anjing yang terus menerus
menggonggong, suara-suara unggas seperti ayam,burung hantu,dan burung gagak di
malam hari. Apa lagi suara tawa anak kecil yang mengganggu dan menampakan diri
di bawah pohon pinus di luar jendela, TUTTUNGGU DULU!... aku belum pernah
melihat anak kecil di luar jendela!. Segera ku menghampiri jendelaku dan ku
buka lebar-lebar, hawa dingin segera menyelimuti diriku dan kulihat keluar
jendela dan ternyata BENAR!! Dugaanku.. tidak ada seorang pun di sana “
syukurlah..” segera kututup jendelaku
seketika itu pula aku melihat seorang anak sedang berdiri mematung dengan
membawa buku novel yang ku baca, IYA ITU BUKU NOVELKU!!. Segera ku kejar anak
itu tanpa memperdulikan kedua orang tuaku yang bertanya kenapa keluar
malam-malam dan tergesa-gesa, aku ikuti anak itu hingga ke sebuah stasiun tua
kereta bawah tanah di dekat rumah. Aku berteriak “BERHENTI!!.. kenapa kamu
ambil buku novel itu?” (andai gw jadi anak kecil itu akan q jawab, buat gw baca
GOBLOK! :V) dia hanya diam membisu sembari membawa novel, gunting, dan secercak
kain, kemudian ia menodongkan sebuah
pistol ke arahku, “ttu..ng (DOORR!!)” “ARRGHT!” dia menembak kaki kananku, aku
mencoba berlari sebisa mungkin menahan sakit hingga ke sebuah lorong.
Aku berlari
sekuat tenagaku dan berteriak “TOLONG!!!!?...” berkali-kali berharap seseorang akan mendengarku. di sebuah lorong gelap, pengap, dan lembab
ini aku berdoa agar ada orang diujung cahaya sana dapat menolongku. Sial..
kakiku sudah banyak mengeluarkan darah, entah mengapa tiba-tiba ada yg
memukulku dari belakang “BLUUK!!” aku terjatuh tersungkur. Aku melihat sekilas
wajah sesosok anak kecil sebelum tanganku terikat dan mataku tertutup kain. Aku
ingin melihat wajahnya lagi agar ketika aku bebas dari tempat ini akan ku
laporkan anak Biadab!! Ituu, entah mengapa aku merasa ada yang membelai mataku
dan sesaat kemudian sesuatu menancap dimataku. Aku berteriak sekuat tenaga dan
kudengar suara tawa ngeri sambil berkata kencang “ KAU AKAN MENEMANI MEREKA!!”.
